• Indiana Pacers Susul 3 Tim Lain Yang Akhiri Kontrak Dengan Pelatih

     

    Sumber : Mark J. Rebilas/USA TODAY Sports

    373POKERKeseruan di NBA Musim 2020-2021 sebenarnya semakin meningkat. Akan tetapi, peningkatan ini hanya terjadi untuk penggemar dan tim-tim yang berlaga di babak playoff saja. Untuk tim-tim yang sudah pulang lebih dulu, ini merupakan waktu yang sangat sibuk. Ini menjadi waktu yang tepat untuk menentukan langkah ke depannya.

    Bukti nyata dari penggunaan waktu ini adalah maraknya pergantian kepala pelatih. Terbaru, Indiana Pacers dipastikan telah mengakhiri kontrak kerjasama dengan Nate Bjorkgren. Nate sendiri baru satu musim menangani Pacers dan meraih rekor pertandingan 34-38. Pacers gagal lolos ke babak playoff setelah kalah di Play-In Tournament dengan Washington Wizards.

    Akan tetapi, kegagalan tersebut bukanlah satu-satunya indikator pemecatan Nate. Berbagai sumber menyebutkan bahwa Nate telah kehilangan kontrol di ruang ganti. Bahkan, hal ini sudah terjadi di tengah musim. Hal ini pula yang membuat Pacers semakin kesulitan untuk meraih kemenangan.

    Nate sendiri adalah pelatih ketiga yang berpisah dengan timnya setelah musim reguler. Sebelumnya ada nama Terry Stotts yang berpisah dengan Portland Trail Blazers. Terry dan Blazers berpisah setelah tersingkir di ronde pertama babak playoff dari Denver Nuggets. 

    Terry adalah salah satu pelatih dengan masa bakti terlama untuk satu tim di NBA sekarang ini. Terry Stotts telah menangani Blazers sejak tahun 2012. Selama itu pula, Terry Stotts hanya gagal sekali membawa Blazers melaju ke playoff, itupun terjadi di musim pertama. Namun sayang, ia juga hanya tiga kali mampu melewati ronde pertama. Hal ini yang membuat Blazers ingin penyegaran dalam tim mereka.


    Sebelum Nate, Orlando Magic juga mengumumkan perpisahan dengan Steve Clifford. Tiga tahun menangani Magic, baru di musim ini Steve gagal memimpin tim ke babak playoff. Kegagalan itu pun tak semata terjadi atas salahnya.

    Manajemen Magic tampak mencanangkan pembangunan ulang skuat yang membuat mereka melepas Nikola Vucevic dan Aaron Gordon. Magic pun menjadi tim dengan rekor terburuk ketiga musim ini dengan 21 kali menang dan 51 kali kalah. Magic hanya lebih baik dari Houston Rockets dan Detroit Pistons.

    Sebenarnya ada satu lagi pergantian kepala pelatih. Akan tetapi, pergantian ini bukanlah perpisahan, melainkan pergeseran peran. Adalah Brad Stevens, Kepala Pelatih Boston Celtics sejak 2013 bergeser menjadi Presiden Operasional menggantikan Danny Ainge yang pensiun.

    Posisi ini diyakini banyak pihak akan membawa Celtics tetap pada lajurnya. Pasalnya, Brad bisa menentukan suksesornya yang sesuai dengan barisan pemain yang ada di tim sekarang.

    Pergantian kepala pelatih besar kemungkinan akan kembali terjadi. Bahkan, tim-tim yang masih ada di playoff hingga sekarang bukan tak mungkin akan melakukan pergantian saat hasil yang didapat tak sesuai dengan harapan. Sedangkan untuk tim yang sudah berlibur, rasanya tidak akan ada pergantian lagi selama tidak ada perubahan yang tiba-tiba.

  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar