Sering Marah Ketika Bermain Game Online? Inilah 3 Alasan Ilmiahnya
373Poker - Terkadang, bermain game online bisa membuat kita marah. Setuju apa tidak? Mau itu disebabkan oleh koneksi, FPS drop, atau rekan tim yang 'buruk' namun intinya kekalahanlah yang membuat kita geram. Memang, marah itu adalah sebuah hal yang normal. Namun segala sesuatu yang berlebihan pasti tidak baik.
Game merupakan sarana rekreasi sehingga sikap marah pastinya berbanding terbalik dengan sifat game yang seharusnya dilakukan degnan fun saja. Lalu apa saja yang menjadikan kita 'meledak' ketika bermain game online? Simak sejumlah alasan berbasis ilmiah berikut.
1. Masalah di kehidupan nyata dilampiaskan dalam game
Setiap orang menjalani kehidupan yang berbeda-beda. Otomatis, masalah kita juga berbeda satu dengan lainnya. Maka dari itu, tujuan dalam bermain game dapat bermacam-macam. Ada yang bermain game murni disebabkan rasa bosan dan ada yang bermain game sebab ingin melarikan diri dari masalah yang ada di kehidupan nyata.
Ketika kita bermain game untuk melarikan diri, pastinya kita ingin memperoleh perasaan positif dari game itu. Sebagai contoh, kemenangan di Mobile Legends, ace di CS:GO dan Valorant atau mungkin squad wipe yang ada di game Apex Legends. Ketika mengalami kekalahan maka kita merasa kesal sebab game yang seharusnya menjadi pelipur dari kehidupan nyata malah memperburuk suasana. Hal inilah yang membuat ego kita menjadi aktif.
Ego merupakan mekanisme perlindungan yang datang untuk memproteksi diri dari rasa sakit emosional. Mekanisme ini akhirnya membuat kita berpikir bahwa kekalahan bukan diakibatkan oleh diri sendiri melainkan dari orang lain. Jadi, ego memproteksi diri kita dengan cara menghina orang lain seperti beberapa ucapan ini.
“Beban”
“Noob”
“Cupu”
“Hero diff”
Kita mungkin tidak merasa sakit. Tetapi bagaimana dengan orang yang memperoleh ucapan tersebut?
2. Emosi yang ditekan akhirnya meluap
Dalam otak kita, terdapat bagian yang disebut dengan amigdala yaitu pusat dari emosi, perilaku emosional dan motivasi. Umumnya amigdala dikatakan sebagai pusat ketakutan yang ada dalam otak.
Saat kita mengalami perasaan negatif seperti kemarahan dan juga frustasi maka amigdala bakal menyala. Di sisi lain, saat kita bermain game dan mengalami perasaan negatif tersebut maka amigdala kita semakin tenang.
3. Game dapat menyebabkan Alexithymia
Menurut Healthline, Alexithymia merupakan istilah luas untuk menunjukkan masalah dengan perasaan emosi. Kondisinya kurang diketahui namun dipercaya bahwa satu dari sepuluh orang memiliki Alexithymia.
Nyatanya kebanyakan gamer mempunyai Alexithymia yang diakibatkan karena penekanan emosi secara terus-menerus. Hal ini ditambah dengan toxic masculinity yang menjadikan laki-laki tidak memiliki 'perbendaharaan emosi' yang luas.
Dari kecil kita diajarkan bahwa seorang laki-laki 'tidak boleh menangis', sehingga kemarahan biasanya menjadi cara untuk mengekspresikan perasaan negatif. Setiap faktor ini mempengaruhi gamer untuk kehilangan kemampuan dalam mengenali emosi mereka sendiri.
Situs Poker Online, Poker88, Agen Judi Poker Online, 373Poker










Tidak ada komentar:
Posting Komentar