Sumber : Istimewa
373Poker - Blake Griffin bermain untuk dua tim musim lalu. Paruh kedua musim dihabiskan dengan Brooklyn Nets sementara paruh pertama musim dia masih bermain untuk Detroit Pistons. Blake dan Pistons menemukan kesepakatan untuk mengakhiri kontrak hingga sisa dua musim kontrak Blake akan dibayarkan secara berkala.
Keputusan Blake bergabung dengan Nets sempat membuat heboh publik. Keputusan ini dianggap sebagai titik aklamasi bahwa Nets adalah tim super. Apalagi, LaMarcus Aldridge juga baru saja bergabung. Namun, Blake juga menganggap publik membingungkan. Di paruh pertama musim, banyak pendapat mengatakan dia sudah habis, tidak bisa membantu tim NBA untuk mengejar gelar juara. Begitu dia bergabung dengan Nets, dia dianggap sebaliknya.
Tak berhenti sampai di situ, Blake pun mendapat banyak komentar negatif dari para penggemar Pistons sendiri. Beberapa bahkan merasa bahwa Blake telah menyabotase Pistons. Dia dianggap sengaja tidak tampil baik selama Pistons. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya jumlah dunk Blake dengan Pistons dan Nets.
Setelah lama terdiam, Blake akhirnya angkat bicara soal komentar negatif tersebut kepadanya. Kepada penyiar Pardon My Take, Blake mengungkapkan semua perasaannya yang sebenarnya tentang pendapat tersebut. Namun, ia juga memposting sedikit sarkasme dalam pernyataannya.
"Pada musim 2018-2019, saya All Star, saya terpilih bermain di All Star," kata Blake. “Saya juga terpilih masuk All-NBA Team, saya dunk beberapa kali, main di playoff dengan masih terbelit cedera. Tapi bagaimanapun, saya pikir saya juga membenci diri sendiri Detroit, "kata Blake halus.
Musim 2018-2019 adalah musim penuh pertama dan satu-satunya Blake di Pistons. Menariknya, itu adalah salah satu musim terbaik Blake dalam karir NBA-nya yang dimulai pada 2010. Blake membuat 75 penampilan dan rata-rata 24,5 poin, 7,5 rebound, dan 5,4 assist per pertandingan. Rekor poin adalah yang tertinggi dalam karirnya sementara assist adalah yang tertinggi kedua.
Di musim itu, Blake melakukan transisi ke gaya bermainnya. Ia melepaskan tujuh poin per pertandingan dengan akurasi 36 persen. Blake meninggalkan gaya permainannya yang eksplosif dan penuh dunk untuk gaya permainan yang jauh lebih mutakhir. Tampaknya rangkaian fakta di atas mau tidak mau harus membuat kita setuju dengan pernyataan Blake.
Situs Poker Online, Poker88, Agen Judi Poker Online, 373Poker











Tidak ada komentar:
Posting Komentar