Ilustrasi, sumber foto: Istimewa
373Poker - Umat Islam meyakini bahwa puasa di bulan Ramadhan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, baik fisik maupun mental. Ini juga dicatat dalam sebuah hadits. Untuk membuktikannya, para ilmuwan mencoba meneliti dampak puasa bagi tubuh manusia.
Selama ini ibadah ini terbukti bisa meningkatkan daya tahan tubuh, menurunkan tingkat stres, menurunkan berat badan, dan melancarkan pencernaan. Namun, tidak berhenti sampai di situ. Sejumlah penelitian menemukan bahwa puasa dapat mencegah atau bahkan membantu mengobati penyakit tertentu.
Puasa mampu mengontrol tiga aspek penting kesehatan
Sebelum membahas topik ini lebih jauh, perlu kamu ketahui bahwa puasa dapat mengontrol tiga aspek penting kesehatan, yaitu tekanan darah, gula darah, dan kolesterol.
Dengan menjalankan puasa, kondisi tekanan darah, gula darah, dan kolesterol lebih terjaga dan stabil. Ini adalah temuan dari banyak penelitian medis di seluruh dunia. Jika ketiga aspek ini diperbaiki melalui puasa, ada sejumlah penyakit yang bisa dicegah. Inilah beberapa di antaranya!
1. Penyakit jantung
Penyakit jantung adalah pembunuh nomor satu di dunia. Namun, ternyata hal itu bisa kamu cegah dengan berpuasa. Kajian tahun 2019 yang dilakukan oleh Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Airlangga bertajuk "Manfaat Puasa untuk Meningkatkan Kondisi Kesehatan dan Mencegah Penyakit Kardiovaskular" menyatakan hal tersebut.
Menurut penelitian ini, puasa dapat menyehatkan jantung karena memperbaiki sejumlah kondisi tubuh. Diantaranya menurunkan berat badan, mengontrol tekanan darah, memperbaiki kondisi pembuluh darah, dan menurunkan kolesterol jahat. Jika semua tanda vital ini baik, risiko penyakit jantung akan menurun.
Penelitian ini juga membuktikan bahwa puasa dapat memperbaiki kondisi penderita penyakit jantung. Caranya sama yaitu dengan menstabilkan aspek-aspek tersebut di atas.
2. Stroke
Stroke adalah serangan yang terjadi ketika suplai darah ke otak terganggu. Umumnya hal ini disebabkan oleh penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah. Sekali lagi, ternyata puasa bisa mengurangi risiko kita mengalami kondisi ini.
Sebuah penelitian dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia - RSCM yang bertajuk "Fasting Can Prevent Various Chronic Disease" menyebutkan bahwa puasa dapat mengatur faktor-faktor pemicu terjadinya stroke sehingga risikonya dapat diminimalisir. Mulai dari tekanan darah, kadar kolesterol, kondisi pembuluh darah, hingga kebiasaan merokok.
3. Obesitas
Puasa yang dilakukan dengan baik dapat mencegah terjadinya obesitas. Hubungan keduanya cukup jelas. Dengan melaksanakan shalat tersebut maka jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh bisa dipangkas asalkan tidak makan berlebihan saat sahur dan berbuka puasa.
Ternyata ini bukan sekedar teori. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients tahun 2019 menyebutkan bahwa puasa di bulan Ramadhan dapat menurunkan berat badan secara signifikan. Ibadah ini juga bisa menurunkan kadar lemak dalam tubuh.
Penemuan lain yang sama menariknya adalah bahwa penurunan berat badan dan massa lemak lebih signifikan pada orang yang mengalami obesitas. Artinya, tak hanya mencegah, puasa juga bisa memperbaiki kondisi kelebihan berat badan.
4. Diabetes
Poin yang satu ini terkait erat dengan poin ketiga. Ya, obesitas adalah salah satu pemicu terpenting diabetes. Jika puasa bisa memperbaiki kondisi ini, maka risiko penyakit ini menurun. Apalagi seperti yang sudah dijelaskan di atas, puasa juga bisa menurunkan kadar gula darah.
Namun, pasien diabetes harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu saat hendak berpuasa. Dilansir Diabetes UK, pasien yang mengkonsumsi obat penurun gula darah berisiko mengalami hipoglikemia saat berpuasa. Badan akan terasa lemas, gemetar, berkeringat, dan kehilangan keseimbangan karenanya. Karena itu, pastikan kamu dalam keadaan baik sebelum berpuasa.
5. Maag dan GERD
Cukup mengherankan, puasa dapat membantu mencegah maag dan GERD. Tak hanya itu, ibadah ini juga mampu memperbaiki kondisi kedua penderita penyakit asam lambung tersebut. Bagaimana bisa?
Sebuah studi di Acta Medica Indonesiana, The Indonesian Journal of Internal Medicine tahun 2016 menemukan bahwa pasien GERD yang berpuasa mengalami keluhan yang lebih sedikit dibandingkan yang tidak berpuasa. Puasa ternyata bisa memperbaiki kondisi asam lambung agar normal, tidak berlebihan. Ini terjadi karena beberapa hal, termasuk:
Puasa mendorong kita untuk makan secara teratur;
Saat berpuasa, keinginan makan makanan yang memicu asam lambung menurun. Misalnya makanan pedas, santan, dan yang mengandung gas;
Kebiasaan merokok diminimalkan;
Penurunan stres oksidatif;
Diri tidak mudah emosi dan stres, yang keduanya bisa memicu peningkatan asam lambung.
6. Penyakit lain yang bisa dicegah dengan puasa
Selain yang disebutkan di atas, masih ada beberapa penyakit lain yang dapat dicegah atau dikurangi dengan berpuasa. Berikut ini termasuk:
Osteoporosis;
Hipertensi;
Artritis atau radang sendi;
Kanker.
Dari penjelasan diatas terbukti bahwa puasa berdampak besar bagi kesehatan kita. Ternyata banyak penyakit yang bisa dicegah melaluinya. Oleh karena itu mulai sekarang kalian harus lebih semangat lagi dalam menjalankan ibadah ini ya!











Tidak ada komentar:
Posting Komentar