• Sepatu Setan Lil Nas X Jadi Kontroversi, Gereja Setan Beri Dukungan

     

    Sumber : MSCHF/satan shoes Lil Nas X


    373 Poker - Rapper asal Amerika, Lil Nas X baru-baru ini meluncurkan sebuah produk sepatu yang mengundang kontroversi. Sepatu tersebut berisi darah manusia yang ditempatkan di dalam sol sepatunya.

    Sepatu tersebut merupakan hasil kolaborasi sang penyanyi dengan sebuah brand streetwear Amerika yang bernama MSCHF. Lil Nas X kemudian memberi nama sepatu ini dengan nama Satan Shoes atau Sepatu Setan. Sepatu yang di dominasi dengan warna hitam dan aksen merah ini mencantumkan juga salah satu nama surat dan nomor ayat yang ada di Alkitab.

    Satan Shoes dari Lil Nas X meluncur setelah video klip terbarunya yang berjudul Montero (Call Me By Your Name) dirilis. Video klip itu sendiri menampilkan nuansa yang agak seram dan disebut bernuansa setan.

    Di tengah kontroversi yang sedang berlangsung, Lil Nas X mengabarkan melalui Twitter bahwa dirinya akan memberikan Sepatu Setan produksi ke-666 untuk followers-nya yang beruntung. Seperti diketahui angka 666 kerap dipercaya sebagai angka setan.


    Apa yang dilakukan Lil Nas X memang menuai banyak pro dan kontra. Tak sedikit dari orang-orang yang mencerca rapper berusia 21 tahun tersebut. Bahkan brand sepatu raksasa, Nike, membantah mereka berkaitan dengan sepatu yang dirilis oleh Lil Nas X dan MSCHF tersebut. Meski sepatu tersebut memang menggunakan siluet salah satu sepatu Nike.

    Tak sedikit pula orang-orang yang menuding video klip yang dirilis Lil Nas X berpotensi untuk merusak anak-anak. Bahkan bisa merusak nilai-nilai agama tertentu.

    Di sisi lain, Church of Satan justru memberikan dukungan untuk Lil Nas. Salah satu perwakilan dari Gereja Setan menyebut dirinya kagum dengan apa yang dilakukan oleh Lil Nas X dengan produk sepatu ini.

    David Harris, perwakilan dari Gereja Setan, menyebutkan bahwa pihak mereka memberi dukungan pada Lil Nas X atas jalan yang dipilihnya.

    "Bagaimana dia menjalani hidup sesuka hati dan mencoba jujur pada dirinya sendiri," ungkap David Harris.

    Church of Satan atau Gereja Setan didirikan lebih dari 50 tahun yang lalu oleh seorang penulis sekaligus musisi Amerika Serikat yaitu Anton Szandor LaVey. Pengikut aliran ini, bertolak belakang dengan namanya, mereka bahkan tidak menyembah setan.

    Pengikut Gereja Setan menolak untuk mengikuti nilai-nilai spiritual dan ide soal supranatural. The Independent menulis, mereka lebih fokus pada ateisme dan menganut prinsip-prinsip ideal mengenai kebebasan. Seperti dalam kutipan David Harris, pengikut Church of Satan hidup menjadi diri mereka sendiri.

    Situs Poker Online, Poker88, Agen Judi Poker Online, 373poker



  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar