• 700 ribu order di Cancel mitra karena pengguna tak patuhi prokes

     Layanan transportasi online Indonesia Gojek mengungkapkan, setidaknya ada 700 ribu pesanan yang dibatalkan oleh mitra pengemudi karena pelanggan tidak mematuhi protokol kesehatan (prokes) sebelum berkendara.


    "Data internal kami menunjukkan ada lebih dari 700 ribu penolakan pesanan yang dilakukan oleh mitra pengemudi kepada pelanggan yang tidak memakai masker," kata Chief Transport Officer Gojek Raditya Wibowo dalam diskusi media online, Selasa.


    Menurut Raditya, hal tersebut dipengaruhi oleh pemahaman dan edukasi yang baik dari mitra pengemudi yang disalurkan melalui penerapan protokol Jaga Kesehatan, Kebersihan dan Keamanan (J3K) yang digaungkan sejak awal pandemi COVID-19.


    “Keseriusan Gojek dalam mengimplementasikan protokol J3K difokuskan pada tiga pilar utama yaitu pilar pelengkap Pendidikan, Teknologi, dan Infrastruktur. Ketiga pilar tersebut berfungsi untuk terus mendorong kebiasaan ketat berpegang pada protokol kesehatan yang telah terbentuk di masyarakat. , "pria itu menjelaskan. yang juga akrab disapa Dito.


    Pilar edukasi merupakan upaya kolektif untuk meningkatkan kepatuhan terhadap protokol kesehatan selama kegiatan sekaligus memerangi pandemi, termasuk tentang kewajiban melaksanakan protokol kesehatan, gerakan #PesanDariRumah, dan edukasi tentang manfaat vaksin.


    “Kami juga menemukan mayoritas mitra pengemudi Gojek bersedia divaksinasi setelah mengikuti kegiatan edukasi tentang vaksin yang diselenggarakan oleh Gojek,” kata Dito.


    Ada juga gerakan #PesanDariRumah yang terinspirasi dari aspirasi keluarga mitra pengemudi untuk selalu mengingatkan dan meningkatkan kedisiplinan serta tanggung jawab timbal balik antara pelanggan dan mitra pengemudi dalam mengimplementasikan protokol J3K saat berkendara.


    “Dengan melibatkan keluarga mitra pengemudi dalam gerakan #PesanDariRumah, kami berharap kesadaran dan kepatuhan terhadap protokol J3K tetap terjaga dan dapat berkontribusi dalam upaya mengurangi penyebaran COVID-19,” ujarnya.


    Lebih lanjut, pilar teknologi menghadirkan berbagai inovasi berupa fitur teknologi pada aplikasi mitra pengemudi dan pelanggan terkait kepatuhan terhadap protokol kesehatan, antara lain J3K Protocol Checklist dan Mask Verification Selfie pada aplikasi mitra pengemudi dan fitur Geofencing.


    Pilar Infrastruktur terdiri dari elemen fisik yang mendukung pelaksanaan protokol kesehatan, seperti pengoperasian Pos Aman J3K dan Zona NyAman, sekat pelindung, Vaksin Drive-Thru dan layanan Vaksinasi Mitra.


    Gojek bekerja sama dengan Halodoc sebagai partner resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam menghadirkan Pos Layanan Vaksinasi COVID-19 drive-thru yang tersedia hingga akhir tahun 2021 di PRJ Kemayoran.

    Situs Poker Online, Poker88, Agen Judi Poker Online, 373poker

  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar